Kupastikan Mimpi Itu Berada Di Genggamanku

Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada keindahan mimpi-mimpi mereka.

-Eleanor Roosevelt-

Setiap orang pasti punya mimpi. Bahkan anak kecil sekalipun punya mimpi. Aku juga, Aku punya mimpi. Bukan hanya satu mimpi, Aku punya banyak mimpi. Aku memimpikan banyak hal.Aku bahkan bermimpi keliling dunia.

Lalu mimpi itu berubah menjadi cita-cita. Yang kutahu, cita-cita itu harus digantungkan setinggi langit, lalu kukejar dan kutangkap cita-cita itu, dan kusimpan dalam genggamanku. Aku mencoba melakukan semua itu. Mimpiku, cita-citaku, kugantungkan setinggi langit. Tapi langit itu begitu tinggi, Aku ragu menggapainya. Aku lalu menemukan satu cara. Kugantung saja mimpi itu, cita-cita itu, di langit kamarku.

Sejak saat itu, Aku selalu melihat cita-citaku di atas langit kamarku, dari mulai bersiap tidur hingga bangun di keesokan harinya. Dan hal itu terus berulang pada hari-hari berikutnya. Dengan harapan, Aku dapat menyimpan cita-citaku di dalam genggamanku. Namun entah sejak kapan, Aku berhenti melihat cita-cita itu. Aku lelah, cita-citaku terlalu tinggi. Walau cuma setinggi langit kamar, tapi Aku belum juga menggenggamnya.

Sayangnya, Aku berhenti terlalu lama. Cita-cita itu kembali menjadi mimpi. Suatu ketika mimpi itu datang padaku ketika Aku tidur. Mimpiku mengejarku dalam mimpi. Ia bertanya kepadaku, kapan Aku akan mengejarnya kembali. Rupanya mimpi senang ketika Aku mengejarnya.

Dari mimpi itu, Aku kembali berpikir. Mimpi itu terlalu indah untuk dilupakan. Ini masih belum terlambat. Aku tidak berhenti terlalu lama. Aku kembali menatap ke langit kamarku. Mimpi itu, cita-cita itu, masih terpampang jelas di sana. Aku kemudian berkata pada diri, AKAN KUGAPAI DAN KUPASTIKAN CITA-CITA ITU BERADA DALAM GENGGAMANKU.

Tiba-tiba, satu per satu mimpiku sudah berada dalam genggamanku. Semakin banyak yang kugenggam, semakin banyak pula mimpi-mimpi yang naik yang kemudian menghiasi langit kamarku.

Aku senang, banyak mimpiku yang berhasil aku genggam. Karena Aku percaya pada mimpi-mimpiku itu. Karena masa depan adalah milik mereka yang percaya pada keindahan mimpi-mimpi mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s